Sudah Siap Menghadapi Algoritma Instagram 2018 ?

Algoritma Instagram kembali berganti pada awal Januari 2018 kemarin. Banyak perubahan signifikan yang terjadi yang membuat kita sebagai pebisnis yang menggunakan Instagram untuk lebih kreatif. Cara-cara mainstream disinyalir sudah tidak berlaku lagi. Para social media strategist harus menyusun strategi baru untuk mengefektifkan setiap campaign.

Tentu sudah diduga, algoritma ini akan lebih merugikan pebisnis, dan menguntungkan pihak Instagram sendiri. Mau tidak mau, kita pun harus ikut beradaptasi. Bila tidak ? Siap-siaplah punah ditelan oleh timeline. Zaman semakin keras bro. Media sosial tidak semudah yang dulu.

Karena itu, bagi yang masih percaya dengan Instagram sebagai jalan rezekinya, mari kita tetap bertahan. Jangan khawatir, insyaAllah akan ada jalan bagi mereka yang mau berusaha.

 

Kenapa algoritma Instagram berubah ?

Banyak yang bertanya, kenapa algoritma Instagram berubah ? Well, dari beberapa artikel luar negeri yang saya baca, pihak Instagram menjelaskan pada saat ini sedang disusun sebuah sistem algoritma yang lebih baik agar kenyamanan pengguna semakin meningkat. Tujuannya, agar pengguna semakin dekat dengan orang-orang yang dikenal saja sehingga kita benar-benar akan terhubung dengan orang yang peduli dengan kita. Spamming dan hatred pun diusahakan semakin berkurang. Katanya sih begitu !

Ya, apapun alasannya, sebenarnya semua orang juga sudah tahu lah ya. Ini kan masalah DUIT ! Sekarang adalah waktunya Instagram meraih profit setinggi-tingginya atas investasi yang telah mereka gelontorkan sebelumnya. Mereka tidak akan ikhlas bila membiarkan uang yang beredar di Instagram hanya dimiliki oleh para influencer dan brand semata. Mereka juga pengen dong. Wong mereka yang punya platformnya haha.

Jadi, kalau mau dilihat oleh banyak orang, secara tidak langsung Instagram bilang “Lo bayar dulu ama gue, baru post lo bisa muncul.” Begitu kira-kira. Kalau tidak membayar, ya udah yang lihat seadanya saja. Bahkan semakin tenggelam secara tidak kita sadari.

algoritma-instagram-terbaru
Algoritma Terbaru Instagram Menuntut Akun Agar Lebih Berkualitas

Mengenal Algoritma Baru Instagram

Sebelum membahas algoritma Instagram terbaru, ada baiknya anda membaca tulisan saya tentang algoritma Instagram di tahun 2016 disini. Agar nanti, terlihat bagaimana perbedaannya.

Saat ini, Instagram memiliki algoritma yang sangat unik. Setiap ada postingan, Instagram akan menampilkannya hanya kepada 10 persen follower saja. 10 persen ini, kemungkinan dipilih berdasarkan tingkat interaksi. Bila 10 persen ini memberikan respon yang positif dalam waktu 1 jam, maka Instagram akan semakin melebarkan jangkauannya kepada 90 persen follower yang lain.

Karena itu, maksimalkan kualitas konten anda pada 1 jam pertama ini. Usahakanlah untuk membalas semua komentar yang masuk. Balas komentar mereka dengan bahasa yang alami, minimal 4 kata, lebih banyak lebih baik. Jangan membalas komentar hanya dengan emoticon jempol atau senyum saja.

Caption pun jangan terlalu sedikit. Semakin banyak caption maka bobot konten pun akan meningkat. Saya tahu, banyak orang yang migrasi ke Instagram karena malas menulis. Tapi begitulah tuntutan Instagram saat ini. Kita harus lebih ekstra kerja keras.

Sadis banget memang ya. Jadi 10 persen follower dan 1 jam pertama akan menentukan bagaimana jangkauan konten anda. Bila dalam 1 jam pertama ini sukses, maka kemungkinan besar postingan tersebut akan semakin dilihat oleh banyak orang. Kalau tidak ? Yassalamm…

Udah capek-capek bikin konten keren, tapi yang lihat semakin sedikit. Sedih ya ! Apa ikutan migrasi aja ke medsos lain?

 

Bagaimana Dampaknya Terhadap Bisnis Anda ?

Saya percaya, ini akan membuat sebagian bisnis merosot pendapatannya. Terlebih bila hanya menggunakan organic reach tanpa dukungan iklan berbayar. Mau bagaimana lagi, jangkauan yang semakin rendah akan membuat konten kita semakin hilang ditelan algoritma. Yang biasanya cukup dengan promosi sederhana, kini harus jor-joran dengan promosi luar biasa.

Kalau dulu, biarpun likes dan interaksi rendah tetap saja berpeluang muncul di paling atas. Sekarang ? Banyak berdoa dan sedekah ya, semoga kontenmu masih dilihat followers.

Yang paling merasakan dampaknya nanti adalah onlineshop sederhana dengan budget terbatas. Biasanya modal posting saja sudah cukup buat kebutuhan sebulan. Sekarang ? InsyaAllah akan tetap cukup kok asalkan mau berjuang.

Yang nomor dua paling merasakan efeknya, adalah akun publik dan influencer. Sekarang ini, jasa paid promote dan endorse masih tergolong gurih di Instagram. Tarifnya puluhan ribu, hingga jutaan rupiah per posting. Tapi karena algoritma ini, kemungkinan bisnis ini akan segera meredup. Ya siapa lagi yang melihat konten promosi kalau likersnya sedikit ?

Beberapa rekan saya sesama admin juga terlihat mulai menjual akun-akun peliharaannya. Mungkin mereka was-was, jangkauan Instagram akan semakin mengecil dan membuat akun mereka tidak akan dilirik lagi oleh pemasang iklan. Sebuah pilihan yang cukup logis. Anda juga mau ikutan begini ?

Algoritma Baru Instagram membuat kita harus lebih kreatif dalam mengelola akun.

 

Shadow Ban

Nah, ini istilah yang baru terdengar dalam algoritma ini.

Jadi begini, shadow ban merupakan bentuk algoritma Instagram dimana Instagram tidak akan menampilkan lagi pencarian berdasarkan hashtag bila kita tidak mem-follow akun tersebut. Biasanya, di akhir postingan, kita akan menyelipkan beragam hashtag terkenal dengan tujuan akan adanya interaksi dari pengguna yang baru. Dengan bantuan hashtag, kita bisa menjangkau pengguna Instagram secara tak terbatas bila mereka menggunakan pencarian berdasarkan hashtag tertentu.

Shadow ban membuat akun Instagram kita tidak akan lagi muncul dalam hashtag tertentu. Sisi positif dari metode ini adalah meminimalisir spamming lewat Bot, Sisi negatifnya ? Akun kita semakin terhalang untuk berkembang.

Tapi tidak semua hashtag di banned kok. Ya kali semua hashtag dibanned. Lalu apa yang mau muncul di kolom pencarian ? Hehe. Hanya hashtag tertentu saja. Berdasarkan penelusuran admin, untuk Instagram luar negeri, salah satu yang di banned adalah hashtag #Kansas. Biasanya, yang dibanned adalah hashtag yang sudah sangat populer. Untuk Indonesia ? Semoga tidak ada deh ya.

 

Fitur Explore Yang Makin Kacau

Jujur, fitur explore saat ini sudah sangat jauh berubah. Bagi saya, saat ini fitur explore tidak lebih berisi kumpulan foto tidak penting yang sangat tidak menarik untuk dilihat. Coba perhatikan baik-baik fitur explore Instagram anda. Apakah masih menampilkan konten terbaru saat ini yang sedang hitz ? Atau malah postingan berhari-hari yang lalu.

Explore biasanya menjadi media untuk mengetahui apa yang sedang terjadi saat ini. Explore biasanya memuat postingan viral dan memiliki hubungan dengan akun kita. Misal, bila kita senang travelling, maka explore kemungkinan besar akan bersisi foto-foto travelling dari akun besar dan para influencer. Yang senang resep masakan, maka isinya kemungkinan besar adalah foto makanan.

Sekarang ? Entahlah. Isinya postingan antah berantah. Terlebih lagi, banya postingan yang sudah berhari-hari, bahkan seminggu yang lalu masih ditampilkan. Saya sendiri, tidak tertarik lagi scrolling pada fitur explore ini. Bagi saya, fitur ini seperti tong sampah yang disediakan Instagram kalau bosan melihat timeline.

 

Lalu saya harus bagaimana ?

Tenang, tidak usah khawatir. Setiap ada perubahan algoritma, pasti akan ada yang diuntungkan, ada juga yang dirugikan. Meskipun pada kasus ini, sepertinya lebih banyak pengguna yang dirugikan daripada yang diuntungkan. Semoga kita bagian dari sedikit yang diuntungkan tersebut.

 

  1. Tingkatkan kualitas konten

Tidak ada jalan lain. Hanya konten berkualitaslah yang akan bertahan. Yang masih percaya Instagram sebagai jalan rezeki pasti akan tetap bersaing. Perbaiki kualitas konten anda sedikit demi sedikit. Seleksi algoritma akan membuktikannya.

Gunakan aplikasi editing yang bisa memudahkan desain anda. InsyaAllah dalam beberapa artikel ke depan, akan saya bahas cara mudah membuat konten Instagram berkualitas. Mohon doanya ya.

 

  1. Tingkatkan engagement konten anda

Ada banyak cara untuk meningkatkan engagement. Cara-cara tersebut bisa anda baca pada artikel saya berikut ini. Tapi hingga sekarang, hal yang paling sering saya lakukan untuk memancing interaksi followers adalah dengan bertanya.

Tanya apa saja yang kira-kira mereka suka sesuai dengan genre akun anda. Bila anda mengelola akun cinta, coba tanya kapan mereka ingin menikah. Bila anda mengelola akun islam, coba lempar pertanyaan apa surat pendek favorit mereka. Dan masih banyak segudang pertanyaan lainnya bila anda kreatif. Cobalah !

Jangan lupa untuk membalas jawaban mereka sebanyak mungkin untuk meningkatkan bobot konten anda sehingga semakin meningkatkan jangkauan.

 

  1. Mulai berhenti menggunakan cara-cara spamming

Saya termasuk orang yang pernah menggunakan cara spamming. Tapi itu dulu, ketika Algoritma Instagram masih lemah. Sekarang ? Susah bro. Instagram semakin galak. Tidak sungkan-sungkan main banned secara langsung.

Algoritma Instagram saat ini juga disusun untuk menghentikan proses spamming. Baik itu spamming lewat hashtag, kometar, ataupun likes. Kalaupun mau pakai cara spamming, tetaplah hati-hati ya. Jangan memaksakan diri. Lebih baik fokus kepada kualitas daripada melanggar aturan-aturan yang semakin ketat ini.

 

  1. Gunakan media sosial untuk bersosialisasi

Pada dasarnya, media sosial bukan digunakan untuk berbisnis. Tapi untuk bisa terhubung satu dengan yang lain. Karenanya, menggunakan media sosial, pakailah prinsip bahwa yang kita hadapi ini adalah manusia, bukan robot.

Buatlah konten yang memancing interaksi. Sesekali, ikutlah berkomentar pada konten yang anda sukai. Jangan sungkan memberi likes kepada foto yang menarik. Dengan menjaga sosialiasasi seperti ini, saya yakin akun anda akan bisa bertahan dari badai algoritma ini.

Bila ada pesan yang masuk, usahakan untuk selalu membalasnya. Baik itu pesan dari followers, atau yang masuk ke inbox pesan tak terbaca. Hal-hal sepele seperti ini akan membuat peringkat akun meningkat di mata Instagram

 

  1. Maksimalkan seluruh fitur yang ada

Sekarang ini, Instagram lebih menyediakan banyak fitur yang bisa kita manfaatkan untuk menarik perhatian followers. Ada instastory yang bisa membuat konten kita langsung berada di puncak halaman. Kabarnya, penggunaaan instatory ini memiliki rangking yang baik dalam algoritma. Jadi, sering-sering update via instastory ya.

Sesekali, buatlah live instagram untuk semakin menarik perhatian followers anda. Tidak usah membahas yang ribet, yang simple tapi menarik banyak minat. Seperti tips move-on, sesi tanya jawab, dll.

Ada juga fitur highlight story. Fitur ini semacam kumpulan album instastory yang ditampilkan pada halaman depan profil Instagram. Bila instastory hanya bertahan 24 jam, highlight story bisa bertahan lebih lama hingga 100 foto dalam 1 kumpulan arsip. Jadi, anda bisa memanfaatkan fitur ini agar para pembaca bisa mengetahui konten terbaik anda.

  1. Jangan menyerah

Saya percaya, algoritma disusun sedemikian rupa sehingga hanya yang benar-benar berkualitaslah yang akan bertahan. Beberapa kasus saya melihat para influencer tetap kekeh dengan media sosial pilihannya meskipun banyak orang yang meninggalkan. Hasilnya ? Ia masih menjadi seleb di jagad medsos tersebut.

Konsistensi dan persistensi akan menyeleksi. Tidak perlu cemas dengan perubahan ini. Bila memang yakin akun kita berkualitas, kenapa harus was-was ? Instagram pun akan merugi bila kehilangan influencer terbaiknya. Toh Instagram juga tidak punya konten sendiri. Kalau semua pada minggat tidak mau menggunakan Intagram, maka mereka juga yang akan kerepotan.

Konten berkualitas adalah koentji agar bisnis anda bisa tetap bertahan menggunakan Instagram bila tidak ingin menggunakan fitur instagram ads.

algoritma-baru-instagram-2018
Contoh penggunaan konten sederhana namun berkualitas dari @yang.terdalam

Penutup

Banyak influencer yang was-was dengan kondisi ini. Dari pantauan saya di twitter, ada beberapa yang memutuskan untuk kembali menggunakan twitter hahaha. Sah-sah aja. Rezeki datang dari pintu yang tidak diduga.

Tidak usah terlalu cemas bagaimana algoritma ini akan berdampak kepada kondisi akun kita. Cukup pastikan bahwa konten yang kita gunakan adalah konten berkualitas sehingga followers sendiri akan kangen dengan ketidakhadiran kita.

Kurang-kurangi regram konten orang, apalagi nyolong konten. Fokuslah kepada kualitas sehingga akun kita tidak akan tergilas oleh algoritma.

Bagi para pengais receh di Instagram seperti saya, yuk tetap semangat. Rezeki ga bakal kemana kok.

Oh hiya, di tahun ini, saya menyiapkan satu akun yang dibentuk dengan konten original secara keseluruhan. Saat ini sudah 11ribu follower. Tahun depan kita lihat, bagaimana kualitas akun ini dan bagaiman influence yang dihasilkan. InsyaAllah bila umur panjang, akan saya tulis bagaimana hasilnya. Termasuk apa saja yang bisa dihasilkan oleh akun baru di era kerasnya algortima ini.