Pesan Dari Saya Untuk Para CPNS Baru

Bila dihitung-hitung, per 1 Desember kemarin tepat 2 tahun saya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil. Bila ditambah dengan masa CPNS selama 1 tahun, berarti genap 3 tahun masa pengabdian saya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Tentu saja, banyak suka duka yang sudah saya lalui. Rasanya, ingin sedikit berbagi pengalaman kepada anda terutama yang baru saja memasuki dunia birokrasi.

Sebelumnya, saya ucapkan pula selamat bagi kalian para anak-anak muda yang telah diterima dalam rekrutmen CPNS Tahun Anggaran 2017. Ada belasan kementerian yang membuka lowongan dan mendapatkan calon pemimpin baru. Semoga, Indonesia akan menjadi lebih baik di tangan kalian nanti. Yang belum lulus, tidak perlu berkecil hati. Allah siapkan jalan rezeki yang lebih baik bagi kalian.

 

Kenapa Tulisan Ini Penting Untuk Dibaca ?

Jujur saja, saya masih tergolong anak bau kencur di dunia birokrasi yang fana ini. Saya masih harus menyesuaikan diri dengan kondisi dan aturan-aturan yang ada dalam dunia birokrasi. Masih banyak hal terutama bagian administrasi yang belum saya pahami. Tapi selama dalam masa kerja ini, ada banyak kegalauan (selain galau urusan jodoh tentunya) yang sering terjadi dalam urusan pekerjaan.

Saat awal bekerja, anda akan menghadapi hal-hal yang bisa dikatakan jauh berbeda dari yang dibayangkan. Birokrasi kita masih butuh perbaikan dan perubahan sana sini. Ada banyak sekali hal-hal sederhana namun menjadi rumit yang harus kita lakukan. Butuh usaha, sumber daya, dan doa untuk membuat birokrasi semakin efisien.

Disini, saya tuliskan harapan-harapan untuk anda, para abdi negara baru yang mulai menapaki dunia eksekutif. Semoga, bisa menjadi penyemangat tambahan untuk kalian.

 

Pesan Untuk Kalian Para CPNS Baru

  1. Luruskan Niat Kalian

Iya, semua bermula dari niat. Ada yang berniat menjadi PNS karena ingin kerja santai hingga akhir hayat. Ada yang ingin menjadi PNS agar mudah mendapat restu calon mertua, ada juga yang tulus ingin mengabdi membangun negeri. Bagi saya, semua niat tersebut tidak ada yang salah. Hanya saja, niat terbaik tentu tidak hanya sekedar ingin hal-hal sepele bukan belaka bukan ?

Maka luruskan niat kalian kembali wahai anak-anak muda. Menjadi PNS adakah ladang pahala yang siap kalian panen kapanpun juga. Pengabdian tiada tara kepada rakyat Indonesia adalah suatu hal yang sangat membanggakan tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat nanti.

Jadilah ASN yang dirindukan oleh bangsa Indonesia. Bersih, Profesional, dan Melayani ! Tak perlu memikirkan uang dan jabatan. Fokuslah pada pekerjaan dan pelayanan. Kelak hal-hal seperti itu akan datang dengan sendirinya tanpa diminta.

 

  1. Jangan Patuhi Perintah Atasan, Tapi Patuhilah Perintah Allah

Semenjak diamanahkan memegang jabatan yang cukup penting, saya mulai memahami bahwa sebenar-benarnya yang harus kita patuhi adalah Allah, bukanlah bos kita. Seseram apapun bos kita, setinggi apapun wewenangnya, sekekar apapun badannya, tidaklah boleh membuat kita gentar untuk mempertahankan hal-hal yang benar.

Tidak perlu takut membantah perintah pimpinan bila memang tidak sesuai aturan. Bantahlah secara halus dan jelaskan apa adanya. Siapa tahu, pimpinan anda tidak mengetahui bagaimana prosedur yang benar.

Salah seorang rekan senior saya pernah berkata “Tidak mungkin kamu akan dihukum atas hal benar yang kamu lakukan ” ! Perkataan ini terus terngiang dalam pikiran saya dan membuat saya berusaha untuk tetap berani kepada atasan bila memang merasa benar.

Selagi semua sesuai dengan aturan, yakinlah pekerjaan akan baik-baik saja. Bila kelak bos anda menyuruh untuk berbuat menyalahi aturan, jangan sungkan untuk membantah.

 

  1. Tetaplah Idealis

Yess, idealis ! Awal-awal kerja, datang absen selalu sebelum 07.30. Istirahat pun selalu sesuai dengan waktunya. Pulang paling awal adalah 16.00.

Perlahan, kebiasaan ini berubah karena pengaruh lingkungan. Memang, absen jam 07.30 tapi pulang dulu setelahnya untuk mandi. Atau, pulang dulu setelahnya untuk sarapan. Benar apa benar ? Sudah ngaku aja deh.

Jangan heran bila hal-hal seperti ini akan anda temui nantinya. Saya sendiri masih berusaha istiqomah untuk melaksanakan hal ini. Tidak mudah memang. Tapi sebagai generasi muda, berusahalah memberi contoh yang terbaik bagi rekan-rekan yang lebih senior.

Saya percaya, ada nilai keberkahan dari setiap waktu kerja yang sudah ditetapkan. Ada keberkahan dari setiap sen gaji dan pendapatan yang sudah diberikan oleh negara. Karenanya, tetaplah memegang teguh prinsip-prinsip dan nilai-nilai profesionalitas sebagai Aparatur Sipil Negara.

tips-untuk-pns-muda pesan-untuk-pns-muda

  1. Jangan Terkontaminasi Dengan Budaya Buruk

Malu rasanya jika kita masih mengeluh dengan apa yang sudah diberikan oleh negara ini. Seraegam diberikan, motor dinas diberikan, tunjangan tambahan diberikan, bahkan kadang rumah dinas pun diberikan hanya untuk menunjang kinerja ASN. Apa masih kurang hal tersebut ?

Dari yang saya lihat, produktifitas dan kedisiplinan ASN akan berbanding terbailk dengan masa kerjanya. Maka jangan ikut-ikutan bila ada di kantor kalian yang seperti ini. Kalian (dan juga saya tentunya) adalah generasi muda yang membawa harapan baru bagi birokrasi. Jangan malah memperpanjang rantai inefisiensi birokrasi seperti yang terjadi selama ini.

 

  1. Bekerjalah sesuai dengan SOP dan aturan yang berlaku

Saya sangat paham, sangat banyak sekali aturan yang harus kita patuhi dan laksanakan sebagai seorang ASN. Ada ribuan SOP yang harus kita lewati agar tidak terjerat dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Berusahlah melewati itu semua semua meskipun menyebalkan. Begitulah resiko menjadi seorang PNS.

Bagaimana resikonya bila aturan ini tidak dilaksanakan ? Maka bersiaplah menemui hal-hal yang tidak menyenangkan nantinya. Ada auditor yang memang bertugas untuk memeriksa kinerja teknis dan administrasi. Setiap rupiah yang anda gunakan haruslah dipertanggungjawabkan. Bila tidak ? Silakan menghadapi konsekuensi yang berlaku.

Saya percaya, tidak semua ASN yang terlibat pidana perihal penyelenggaraan negara benar-benar seorang pelaku. Bisa jadi, hal ini dikarenakan ketidaktahuan atau kesalahan prosedur adminstrasi yang jujur saja memang sangat rumit.

 

Penutup

Oh hiya, perlu saya tegaskan bahwa diri saya sendiri sangatlah jauh dari apa yang ingin saya sampaikan ini. Tapi setidaknya dengan menulis ini, saya bisa mengingat kembali apa-apa yang menjadi prinsip saya di awal bekerja dulu. Selamat bekerja para ASN muda. Jangan mengeluh bila ditempatkan jauh dari kampung halaman ya.